Friday, March 22, 2019

Wahyu 8

Wahyu 8:1-13 (ILT3)  Dan ketika Dia membuka meterai yang ketujuh, terjadilah kesunyian di surga selama setengah jam.
Dan aku melihat ketujuh malaikat yang berdiri di hadapan Elohim dan kepada mereka telah diberikan tujuh sangkakala.
Dan datanglah malaikat yang lain, dan dia berdiri di depan mezbah seraya memegang pedupaan emas. Dan kepadanya telah diberikan dupa yang banyak supaya dia dapat mempersembahkannya bersama doa-doa semua orang kudus di atas mezbah emas itu di hadapan takhta itu.
Dan asap dupa itu membubung bersama doa-doa orang-orang kudus dari tangan malaikat itu di hadapan Elohim.
Dan malaikat itu mengambil pedupaan itu, dan dia mengisinya dengan api mezbah itu, dan dia melemparkannya ke bumi, dan terjadilah suara gemuruh dan guntur-guntur, dan kilat-kilat, dan gempa bumi.
Dan ketujuh malaikat yang memegang ketujuh sangkakala itu mempersiapkan dirinya sendiri agar mereka dapat meniup sangkakala.
Dan malaikat yang pertama meniup sangkakalanya, dan terjadilah hujan es dan api yang bercampur dengan darah, dan itu dilemparkan ke bumi, dan sepertiga pepohonan terbakar musnah, dan semua rumput hijau terbakar musnah.
Dan malaikat yang kedua meniup sangkakalanya, dan sesuatu seperti gunung besar yang terbakar dengan api dilemparkan ke laut, dan sepertiga laut itu menjadi darah,
dan dia mematikan sepertiga ciptaan yang mempunyai jiwa yang ada di laut, dan sepertiga kapal-kapal dihancurkan.
Dan malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya, dan sebuah bintang besar yang terbakar seperti obor jatuh dari langit, dan dia jatuh ke atas sepertiga sungai-sungai dan ke atas sumber-sumber air.
Dan nama bintang itu disebut Apsintus, dan sepertiga air itu berubah menjadi kepahitan, dan banyak orang mati oleh air itu karena mereka telah dipahitkan.
Dan malaikat keempat meniup sangkakalanya, dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga dari mereka menjadi gelap, dan siang sepertiganya tidak akan terang, dan seperti itu pula malam.
Dan aku melihat, dan aku mendengar, ada seorang malaikat yang terbang di tengah langit seraya berkata dengan suara nyaring, “Celaka, celaka, celaka bagi mereka yang tinggal di bumi karena bunyi sangkakala ketiga malaikat yang tersisa, yang akan segera meniup sangkakalanya.”

https://alkitab.app/v/e9273b2886b8

Wahyu 7

Wahyu 7:1-17 (ILT3)  Dan sesudah hal-hal ini, aku melihat empat malaikat yang berdiri pada keempat penjuru bumi yang memegang keempat mata angin bumi sehingga angin tidak dapat berhembus di atas darat, tidak juga di atas laut, maupun di atas setiap pohon.
Dan aku melihat malaikat lain muncul dari arah terbitnya matahari dengan memegang meterai Elohim yang hidup. Dan dia berteriak dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang kepada mereka telah ditetapkan bagi mereka untuk merusak darat dan laut dengan mengatakan,
“Jangan kamu merusak darat, atau laut, ataupun pepohonan, sampai kami dapat memeteraikan hamba-hamba Elohim kami pada dahi mereka.”
Dan aku mendengar jumlah mereka yang telah dimeteraikan, seratus empat puluh empat ribu orang yang telah dimeteraikan dari setiap suku anak cucu Israel:
Dari suku Yehuda dua belas ribu orang yang dimeteraikan, dari suku Ruben dua belas ribu orang yang dimeteraikan, dari suku Gad dua belas ribu orang yang dimeteraikan.
Dari suku Asher dua belas ribu orang yang dimeteraikan, dari suku Naftali dua belas ribu orang yang dimeteraikan, dari suku Manashe dua belas ribu orang yang dimeteraikan.
Dari suku Simeon dua belas ribu orang yang dimeteraikan, dari suku Lewi dua belas ribu orang yang dimeteraikan, dari suku Isakhar dua belas ribu orang yang dimeteraikan.
Dari suku Zebulon dua belas ribu orang yang dimeteraikan, dari suku Yusuf dua belas ribu orang yang dimeteraikan, dari suku Benyamin dua belas ribu orang yang dimeteraikan.
Sesudah hal-hal ini aku melihat, dan lihatlah, suatu kerumunan orang banyak yang tidak seorang pun dapat menghitungnya, berasal dari setiap bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, seraya berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba itu, dengan mengenakan jubah panjang putih dan ranting-ranting palem ada di tangan mereka,
dan sambil berteriak dengan suara nyaring seraya berkata, “Keselamatan bagi Dia yang duduk di atas takhta, yaitu Elohim kita, dan bagi Anak Domba.”
Dan semua malaikat berdiri di sekeliling takhta dan para tua-tua dan keempat makhluk hidup itu, dan mereka tersungkur dengan wajahnya di hadapan takhta itu dan menyembah Elohim,
seraya berkata, “Amin! Berkat dan kemuliaan dan hikmat dan ucapan syukur dan hormat dan kuasa dan kekuatan bagi Elohim kita untuk selama-lamanya, amin!”
Dan seorang dari para tua-tua itu menjawab seraya berkata kepadaku, “Mereka ini yang mengenakan jubah panjang putih, siapakah mereka dan dari manakah mereka datang?”
Dan aku berkata kepadanya, “Tuan, engkau sudah tahu.” Dan dia berkata kepadaku, “Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesukaran besar dan mereka telah mencuci jubah panjang mereka dan memutihkan jubah panjangnya dengan darah Anak Domba.
Sebab itu, mereka ada di hadapan takhta Elohim dan mereka beribadah kepada-Nya siang dan malam di tempat kudus-Nya. Dan Dia yang duduk di atas takhta itu akan berdiam di antara mereka.
Mereka tidak akan pernah lapar lagi dan tidak akan pernah haus lagi, bahkan matahari ataupun segala macam panas, sekali-kali tidak akan pernah menimpa ke atas mereka.
Sebab Anak Domba yang ada di tengah-tengah takhta itu akan menggembalakan mereka dan memimpin mereka ke mata air yang hidup. Dan Elohim akan menghapus semua air mata dari mata mereka.”

https://alkitab.app/v/caf4ea79799d

Wahyu 6

Wahyu 6:1-17 (ILT3)  Dan aku melihat ketika Anak Domba itu membuka satu dari meterai-meterai itu, dan aku mendengar satu dari keempat makhluk hidup itu yang berkata bagaikan bunyi guntur, “Marilah dan lihatlah!”
Dan aku melihat, dan lihatlah: seekor kuda putih dan dia yang menunggang di atasnya yang memegang sebuah busur, dan kepadanya diberikan sebuah mahkota, dan dia keluar untuk menaklukkan, bahkan agar dia dapat menaklukkan.
Dan ketika Dia membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk hidup kedua yang berkata, “Marilah dan lihatlah!”
Dan keluarlah kuda yang lain berwarna merah api. Dan kepada dia yang menunggang di atasnya telah dikaruniakan kepadanya untuk mengambil damai dari bumi, juga agar mereka saling membunuh seorang terhadap yang lain, dan kepadanya telah diberikan pedang yang besar.
Dan ketika Dia membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk hidup ketiga yang berkata, “Marilah dan lihatlah!” Dan aku melihat, dan lihatlah: seekor kuda hitam dan dia yang menunggang di atasnya yang memegang timbangan di tangannya.
Dan aku mendengar suara di tengah-tengah keempat makhluk hidup itu, yang berkata, “setakar gandum sedinar dan tiga takar jelai sedinar, tetapi jangan engkau merusak minyak zaitun dan air anggur itu.”
Dan ketika Dia membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara dari makhluk hidup yang keempat yang berkata, “Marilah dan lihatlah!”
Dan aku melihat, dan lihatlah: seekor kuda hijau pucat dan dia yang menunggang di atasnya; namanya Kematian, dan alam maut ikut bersamanya. Dan kepada mereka telah diberikan wewenang untuk membunuh atas seperempat bumi dengan pedang dan dengan kelaparan dan dengan kematian dan oleh binatang-binatang buas di bumi.
Dan ketika Dia membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh berkenaan dengan firman Elohim dan berkenaan dengan kesaksian yang mereka miliki.
Dan mereka berseru dengan suara yang keras sambil berkata, “Sampai kapan, ya Tuhan yang kudus dan yang benar, Engkau tidak menghakimi dan membalaskan darah kami terhadap mereka yang tinggal di bumi?”
Dan kepada mereka masing-masing diberikan jubah panjang putih. Dan kepada mereka dikatakan agar mereka dapat beristirahat sedikit waktu lagi sampai akan terpenuhinya jumlah mereka, sesama hamba-hamba dan saudara-saudara mereka, yang akan segera dibunuh seperti mereka juga.
Dan aku melihat, ketika Dia membuka meterai yang keenam, dan lihatlah: gempa besar terjadi, dan matahari menjadi hitam seperti karung yang terbuat dari rambut dan bulan menjadi seperti darah.
Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke bumi seperti pohon ara menggugurkan buah mentahnya karena diguncang oleh angin kencang.
Dan langit terbelah seperti gulungan kitab yang digulung, dan semua gunung dan pulau terpindahkan dari tempatnya.
Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar dan orang-orang kaya dan perwira-perwira dan mereka yang berkuasa dan setiap hamba dan setiap orang merdeka menyembunyikan diri ke dalam gua-gua dan ke antara batu-batu gunung.
Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu itu, “Runtuhlah ke atas kami dan sembunyikanlah kami dari wajah Dia yang duduk di atas takhta itu dan dari murka Anak Domba.
Sebab hari besar murka-Nya telah tiba dan siapakah yang dapat bertahan?”

https://alkitab.app/v/b6e59fbf4755

Wahyu 5

Wahyu 5:1-14 (ILT3)  Dan aku melihat di sebelah kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah kitab yang ditulisi di bagian dalam dan luarnya, yang telah dimeteraikan dengan tujuh meterai.
Dan aku melihat seorang malaikat yang kuat yang memberitakan dengan suara yang keras, “Siapakah yang layak untuk membuka kitab itu dan melepaskan meterai-meterainya?”
Dan tidak seorang pun yang ada di dalam surga, atau di atas bumi, ataupun di bawah bumi, sanggup untuk membuka kitab itu ataupun melihatnya.
Dan aku menangis tersedu-sedu karena tidak seorang pun didapati layak untuk membuka dan membaca kitab itu ataupun melihatnya.
Dan seorang dari antara para tua-tua itu berkata kepadaku, “Janganlah menangis. Lihatlah! Singa yang berasal dari suku Yehuda, Tunas Daud, telah menang untuk membuka kitab itu dan melepaskan ketujuh meterainya.”
Dan aku melihat, dan lihatlah, di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk hidup itu dan di tengah-tengah para tua-tua itu, ada Anak Domba yang berdiri seperti yang telah disembelih, yang memiliki tujuh tanduk dan tujuh mata, yang adalah tujuh Roh Elohim yang telah diutus ke seluruh bumi.
Dan Dia datang dan menerima kitab itu dari tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu.
Dan ketika Dia menerima kitab itu, keempat makhluk hidup dan kedua puluh empat tua-tua itu tersungkur di depan Anak Domba itu, seraya masing-masing memegang kecapi dan bokor emas yang penuh dengan dupa, yang adalah doa-doa orang-orang kudus.
Dan mereka menyanyikan nyanyian baru sambil berkata, “Layaklah Engkau untuk mengambil kitab itu dan membuka meterai-meterainya, sebab Engkau sudah disembelih, dan dengan darah-Mu Engkau sudah membeli kami bagi Elohim, dari setiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa,
dan Engkau telah menjadikan kami raja-raja dan imam-imam bagi Elohim kami, dan kami akan memerintah di atas bumi.”
Dan aku melihat, bahkan aku mendengar suara, banyak malaikat di sekeliling takhta dan makhluk hidup dan para tua-tua itu, dan jumlah mereka adalah berlaksa-laksa dan beribu-ribu,
yang berkata dengan suara nyaring, “Layaklah Anak Domba yang telah disembelih itu menerima kuasa dan kekayaan dan hikmat dan kekuatan dan hormat dan kemuliaan dan berkat.”
Dan aku mendengar segala ciptaan yang ada di dalam surga dan di bumi dan di bawah bumi, dan apa yang ada di atas laut serta semua yang ada di dalamnya yang berkata, “Berkat dan hormat dan kemuliaan dan kekuasaan sampai selama-lamanya bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba.”
Dan keempat makhluk itu berkata, “Amin!” Dan kedua puluh empat tua-tua itu tersungkur dan menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya.

https://alkitab.app/v/40e95b07696f

Tzav Aliyah

Login Parshah: Tzav Texts & Summaries Text-Based Learning Parshah Study Parshah Columnists Videos Audio Classes Family Parshah Haftarah Current Parshah All Parshahs Jewish Practice Learning & Values Community & Family Inspiration & Entertainment More Sites Tools Contact Us|​Ask The Rabbi|​Donate Learning & Values Parshah (Weekly Torah) Vayikra - Leviticus Tzav Texts & Summaries Tzav Aliyah Summary General Overview: This week's Torah reading, Tzav, continues describing the various sacrifices offered in the Tabernacle and Temple — a topic started in last week's reading. This is followed by an account of the seven-day inaugural of the Tabernacle. First Aliyah: The Torah describes the mandatory daily removal of ashes from the altar. This was the first order of the day in the Temple service. The Torah then repeats the laws of the meal offerings described in last week's reading, adding several important details. Second Aliyah: This section discusses the priestly meal offering, brought by the High Priest twice daily, and by every priest on the day he is first inducted into Temple service. The laws of the Sin Offering and Guilt Offering, also discussed in last week's reading, are also repeated with added details. An important principle discussed is a vessel's absorption of sacrificial meats cooked therein, and the possibility of purging (certain types of) vessels of the vestiges it absorbed — a concept which is very germane in the laws of kosher. This section concludes with a discussion regarding various gratuities the priests were entitled to take from the different offerings and sacrifices. Third Aliyah: The Torah now discusses the Thanksgiving Offering, brought by an individual who survived a perilous circumstance. We then learn about various grounds for the invalidation of a sacrifice, such as impurity or improper thoughts on the part of the priest performing the service. We are then commanded not to consume blood or any of the fats offered on the altar. The prohibition against eating these fats applies to all domesticated animals. The section wraps up with the portions of meat the priest is given from the Peace Offering. With this we conclude the laws of sacrifices. Fourth Aliyah: We now read about the induction of the priests and the inauguration of the Tabernacle. In the presence of all the Jews, Moses dressed Aaron and his sons in the priestly vestments and anointed them, along with the Tabernacle and its vessels, with the holy anointing oil. Fifth Aliyah: The priestly induction continues with Moses sacrificing a bullock and a ram as burnt offerings. Sixth Aliyah: Moses then sacrifices a second ram, and their fats are burnt on the altar, along with some breads. Seventh Aliyah: Completing the process of initiating the priests, Moses anoints them with the holy anointing oil which is mixed with some of the blood from the altar. Moses instructs the priests regarding the consumption of the sacrificial meats, and tells them that this entire process will be repeated for the following six days, and during this seven day inaugural they are not to leave the confines of the Tabernacle. © Copyright, all rights reserved. If you enjoyed this article, we encourage you to distribute it further, provided that you comply with Chabad.org's copyright policy. More in this section Tzav Torah Reading Tzav Roundup 22:17 Tzav Audio Recording Tzav Interactive Torah Trainer Tzav in a Nutshell You may also be interested in... Tzav Home Page How to Sustain Your Passion A Taste of Text—Tzav Watch (30:10) 5 Comments Inauguration of the Sanctuary How to Study Torah - Tzav Watch (50:00) 2 Comments Redemption and the Letter 'Mem' Letters and Numbers of Torah - Tzav Watch (12:39) 7 Comments Start a Discussion Add a comment... Related Topics Parshah (3094) Tzav (43) Subscribe SUBSCRIBE Email Address Subscribe to Parshah Picks More subscription options » This page in other languages Deutsch Other Parshas BOOK OF BERESHIT Bereishit Noach Lech Lecha Vayeira Chayei Sarah Toldot Vayeitzei Vayishlach Vayeishev Mikeitz Vayigash Vayechi BOOK OF SHEMOT Shemot Va'eira Bo Beshalach Yitro Mishpatim Terumah Tetzaveh Ki Tisa Vayakhel Pekudei BOOK OF VAYIKRAH Vayikra Tzav Shemini Tazria Metzora Acharei Kedoshim Emor Behar Bechukotai BOOK OF BAMIDBAR Bamidbar Naso Behaalotecha Shelach Korach Chukat Balak Pinchas Matot Massei BOOK OF DEVARIM Devarim Va'etchanan Eikev Re'eh Shoftim Ki Teitzei Ki Tavo Nitzavim Vayelech Haazinu V'Zot HaBerachah DOUBLE READINGS Vayakhel-Pekudei Tazria-Metzora Acharei-Kedoshim Behar-Bechukotai Chukat-Balak Matot-Massei Nitzavim-Vayelech HOLIDAY READINGS Rosh Hashanah Yom Kippur Sukkot Shemini Atzeret Simchat Torah Chanukah Purim Passover Shavuot Shekalim Zachor Parah Hachodesh Rosh Chodesh Fast Days Tisha B'Av Home | Donate | Contact Us | Ask The Rabbi Login © 1993-2019 Chabad.org View Desktop Site